Rekomendasi Buku
-
-
Cooperative Sexual Health Education Model: Teman Sebaya & Perannya dalam Pencegahan
Rp50.000Meskipun Indonesia memiliki banyak unit sekolah, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak anak yang putus sekolah. Buku “Intervensi Sosial Anak Putus Sekolah: Perspektif Pekerjaan Sosial” membahas faktor-faktor penyebab masalah ini, seperti kesulitan ekonomi, kurangnya perhatian orang tua, keterbatasan fasilitas, hingga minat anak yang rendah terhadap sekolah. Dengan pendekatan dari perspektif pekerjaan sosial, buku ini menawarkan strategi intervensi yang bertujuan untuk memulihkan hak-hak anak dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Bacaan ini menjadi panduan penting bagi para praktisi sosial dan pihak-pihak yang peduli terhadap masa depan pendidikan di Indonesia.
-
Pemberdayaan Wanita Pekerja Informal dalam Pemberian ASI
Rp80.000Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan langkah penting dalam memastikan kesehatan dan tumbuh kembang optimal. Namun, ibu yang bekerja, terutama wanita pekerja informal, sering menghadapi berbagai kendala dalam memberikan ASI, seperti keterbatasan waktu, kurangnya fasilitas, serta minimnya dukungan sosial dan keluarga.
-
Pengembangan dan Strategi Implementasi Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis MBKM
Rp75.000Strategi Implementasi Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis MBKM Merdeka Belajar Kampus Merdeka, suatu tuntutan bagi kompetensi lulusan. Kurikulum merupakan suatu perangkat penting untuk terlaksananya proses belajar mengajar (PBM) di perguruan tinggi. Secara konseptual perguruan tinggi merupakan Lembaga yang menghasilkan para lulusan yang berkualitas dan professional.
-
Upaya Peningkatan Angka Cakupan Kunjungan Antenatal Care
Rp100.000Kunjungan Antenatal Care (ANC) merupakan langkah krusial dalam memastikan kesehatan ibu hamil dan janin selama masa kehamilan. Namun, berbagai faktor seperti keterbatasan akses, kurangnya pemahaman, serta pengaruh budaya dan ekonomi sering menjadi kendala dalam pencapaian cakupan ANC yang optimal.
Buku ini menghadirkan pendekatan berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ibu hamil dalam kunjungan ANC.





